PENDAPATAN USAHA ALTERNATIF NELAYAN DI SUKOLILO BARU, KENJERAN, SURABAYA, JAWA TIMUR
FISHERMAN ALTERNATIVE BUSINESS REVENUE IN SUKOLILO BARU, KENJERAN, SURABAYA, EAST JAVA
Kata Kunci:
Usaha Alternatif, Alternative BusinessAbstrak
Usaha alternatif yaitu usaha tambahan untuk membantu penghasilan utama pada seseorang. Dimana usaha alternatif sangat berperan penting dalam membantu perekonomian keluarga. Sama hal nya yang dilakukan pada setiap keluarga yang berada di kelurahan Sukolilo Baru. Istri nelayan sangat berperan penting dalam suatu kegiatan perekonomian keluarga demi mencukupi kehidupan sehari-hari. Hasil yang didapatkan yaitu pendapatan seorang suami yang rata rata nya Rp 3.070.000 ±Rp 718.346 masih belum cukup untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga yang dikarenakan pengeluaran yang rata rata Rp 4.000.300 ± Rp 749.981, lebih besar dibandingkan pendapatan para suami. peran istri nelayan dalam usaha alternatif memang sangat membantu para suami untuk memenuhi kebutuhan. Uji yang dipakai yaitu uji deskriptif kualitatif, dimana kita dapat melihat, ada tidaknya pengaruh penghasilan sebelum adanya usaha alternatif dan sesudah adanya usaha alternatif, dan hasil yang didapat usaha alternatif yang rata rata Rp 1.542.000 ±Rp 556.534 dapat membantu ekonomi keluargaa nelayan di Sukolilo Baru untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
Alternative business is an additional effort to help one's main income. Where alternative businesses play an important role in helping the family economy. The same is done for every family in the Sukolilo Baru village. The wife of fishermen plays an important role in a family's economic activities in order to fulfill their daily lives. The results obtained were the income of a husband whose average of Rp. 3,070,000 ± Rp. 718,346 was still not enough to be able to meet family needs due to expenditures which averaged Rp. 4,000,300 ± Rp. 749,981, which was greater than the income of husbands. the role of fisherman wives in alternative businesses is indeed very helpful for husbands to fulfill their needs. The test used is a qualitative descriptive test, where we can see, the presence or absence of income influences before the existence of alternative businesses and after the existence of alternative businesses, and the results obtained by alternative businesses that average Rp. 1,542,000 ± Rp. 556,534 can help the economy of fishermen families in Sukolilo New to meet their daily needs
Referensi
Dahuri, R. 2003. Keanekaragaman Hayati Laut; Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Direktorat Jenderal Perikanan, 1980, Survei Sosial Ekonomi Perikanan Laut di Pantai Utara Jawa Timur. Departemen Pertanian Jakarta.
Fahrudin, Adi. (2012). Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: Refika Aditama
Kusnadi, (2009). Keberdayaan Nelayan & Dinamika Ekonomi Pesisir. Jogjakarta: Media Lembaga Penelitian Universitas Jember dan Ar-Ruzz.
Kusnadi, 2007, Jaminan Sosial Nelayan, Yogyakarta : LkiS Pelangi Aksara
Sugiyono, 2010 metode penelitian pendidikan pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suharto, Edi. 2009. Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat. (Bandung: PT Refika Aditama).
