ANALISA TEKNIS PENGARUH JUMLAH SUDU PROPELLER BEBAS PUTAR TERHADAP GAYA DORONG KAPAL TUNDA DPS IX

Penulis

  • Dewi Nurma Yunita Program Studi Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hang Tuah Surabaya
  • Arif Winarno Program Studi Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hang Tuah Surabaya
  • Bimo Darmadi P. Program Studi Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hang Tuah Surabaya

Kata Kunci:

propeller, propeller bebas putar, sudu propeller, gaya dorong/thrust

Abstrak

Propeller bebas putar adalah propeller yang berputar secara bebas pada poros propeller utama. Kelebihan dari propeller bebas putar yaitu bisa sebagai turbin yang memanfatkan energi putaran aliran bebas (sliptream) dari propeller utama dan juga sebagai propeller biasa yang dapat mengubah energi dari aliran bebas kedalam gaya dorong/thrust. Dengan memanfaatkan aliran bebas dari propeller utama dapat meningkatkan gaya dorong/thrust, torsi dan efisiensi propeller. Untuk mendapatkan nilai gaya dorong/thrust yang maksimal hal yang perlu diperhatikan ialah diameter, jumlah sudu (daun), pitch, dan juga design dari profil daun propeller. Jumlah sudu (daun) pada propeller sangat berpengaruh terhadap gaya dorong/thrust. Dengan parameter putaran propeller yang sama dengan jumlah sudu (daun) yang berbeda maka akan menghasilkan nilai gaya dorong/thrust yang berbeda pula. Sehingga dalam penelitian ini dibuat modifikasi jumlah sudu (daun) 8 (model 1), 10 (model 2) dan 11 (model 3) pada propeller bebas putar dengan penyelesaian menggunakan metode Sv. Aa. Harvald. Hasil nilai thrust yang didapatkan dari model 1 sebesar 40,284 kN, model 2 sebesar 55,906 kN dan pada model 3 sebesar 56,837 kN. Selain itu juga didapatkan persentase kenaikan thrust dari setiap model yaitu, pada model 1 mengalami kenaikan thrust sebesar 0,0139882%, pada model 2 persentase kenaikan thrust yang didapat sebesar 0,36866%, sedangkan pada model 3 didapat nilai persentase kenaikan thrust sebesar 0,3911180%.

Referensi

Afif Muwafiq K, dkk. 2014. Analia Pengauh Variasi Sudut Rake, Jumlah Daun dan Putaran Propeller Terhadap Thrust Dengan Menggunakan Pendekatan Single Rotating Reference Frame Metode (CFD). Surabaya.

Benjamin Y, dkk. 1989. A Vane-Wheel Propulsor for A Naval Auxiliary. DTRC-89/023 United States: Ship Hydromechanics Department Research and Development Report

Damastu Nuradito Muhardian 2016. Studi Eksperimen Dan Kajian Numerik Aliran

Fluida Pada Nosel Diameter 0,3 Mm [skripsi]. Bandung : Universitas

Pasundan.

Febrianto Yoga. 2017. Engine Propeler Matching Pada Kapal Tunda DPS IX Dengan Mesin Induk CUMMINS NTA855-M. [Skripsi]. Surabaya: Universitas Hang-Tuah.

Febrinan Vallentinus. 2017. Penerapan Dari Hokum Bernaulli WWW.scribd.com. [Terhubung Berkala]. https://www.scribd.com/doc/63557553/BAB-II-Penerapan-Hukum-Bernoulli#. html [20 februari 2018]

Ghofar Maulana A. 2018. Pemilihan Sudut Pasang Airfoil NACA 2412 pada Taul UAV Male dengan Menggunakan Software Berbasis Computational Fluid Dynamics Untuk Memperoleh Gaya Angkat Optimal. [Tugas Akhir]. Yogyakarta: Universitas Islam Yogyakarta.

Harlvald, Sv. Aa. 1983. Tahanan dan Propulsi Kapal.Surabaya : Airlangga University Press.

Lesmana Risky T. 2014. Analisa Sistem Propulsi Kort Nozzle Pada Kapal Ikan [ Skripsi ] Surabaya : Universitas Hang Tuah.

Muh. Zainal Abidin, Surjo W. Adji, Irfan Syarief Arief. 2012. Analisa PerformancePropeller B-Series dengan Pendekatan Structure dan Unstructure Meshing. Vol. 1, no.1, pp. 242

Nursalim. 2018. Analisa Gaya Dorong Kapal Tunda DPS IX Akibat Penambahan Propeller Bebas Putar Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics(CFD).[Skripsi]. Surabaya: Universitas Hang-Tuah.

Putra Pradika D, dkk. 2015. Analisa Pengaruh Pemasangan Energy Saving Device (ESD) Propeller Boss Cap Fins (PBCF) dan Knort Nozzle pada Propeller Type B-Series dan Propeller Type AU Terhadap Gaya Dorong Propeller dengan Metode CFD. Vol. 3, no. 4, pp. 407-409.

Sasono Eko Julianto. 2009. Pemakaian Propeler Bebas Putar (Free Rotating Popeller) Pada Kapal. Vol. 30, no. 2, pp. 142-145.

Simbolon H, dkk. 2015. Analisa Nilai Maximum Thrust Propeller B-Series dan Kaplan Series pada Kapal Tugboat ARI 400 HP dengan Menggunakan variasi Diameter, Jumlah Daun, Sudut Rake, Menggunakan CFD. Vol. 3, no.4, pp. 394-396.

Syaefudin Arif E, dkk. 2016. Pelatihn Dasar-Dasar CAD/CAM/dan Software AutoCAD untuk Guru-Guru SMK Bdang Keahlian Teknik Mesin Di Wilayah Kabupaten Bekasi. Universitas Jakarta. Vol. 11, no. 3, pp 125-126.

Trimulyono A,dkk. 2015. Analisa Efisiensi Propeller B-Series dan Kaplan pada Kapal Tugboat ARI 400 HP dengan Variasi Jumlah Daun, Sudut Rake, Menggunakan CFD. Vol. 12, no.2, pp. 112-113.

Wicaksono H. dkk. 2014. Gaya Selingkung dan Template Artikel Ilmiah Mahasiswa S1 ITS. Vol.3, no.1, pp. 105-109.

Woo-Chan seok, dkk. 2013. Design and Performance Analysis of Vane Wheel. Maritime Research Institute, Hyundai Heavy Industries Co., Ltd., Ulsan, Korea. DNV GL SE, Hamburg, Germany. pp. 01-04

Diterbitkan

10-10-2022

Cara Mengutip

Yunita, D. N., Winarno, A., & Darmadi P., B. (2022). ANALISA TEKNIS PENGARUH JUMLAH SUDU PROPELLER BEBAS PUTAR TERHADAP GAYA DORONG KAPAL TUNDA DPS IX . Prosiding Seminakel, 87–96. Diambil dari https://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/jurnal/article/view/131

Terbitan

Bagian

Komisi C5