ANALISIS PRODUKTIVITAS KERJA REPARASI PADA FLOATING DOCK MENGGUNAKAN MODEL OBJECTIVE MATRIX (OMAX)
Kata Kunci:
Produktivitas, Floating Dock, OMAXAbstrak
Produktivitas adalah salah satu faktor yang penting dalam proses berkembangnya industri galangan kapal. Salah satu fasilitas yang digunakan untuk reparasi kapal adalah floating dock. Floating Dock V Surabaya milik PT Dok dan Perkapalan Surabaya dapat menampung sekitar 6000 TLC. Namun karena Dock V Surabaya yang merupakan salah satu dock yang berumur karena mulai beroperasi pertama kali pada tahun 1981, dock ini sering mengalami masalah yang dapat mempengaruhi frekuensi docking kapal. Dalam 1 tahun Dock V Surabaya memiliki target 24 kali pengedokan kapal (15 hari / pengedockan kapal) akan tetapi karena permasalahan tersebut, Dock V Surabaya hanya mampu melakukan 12 kali pengedokan (tahun 2018). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi kriteria produktivitas pada floating dock, mengukur tingkat produktivitas kerja floating dock, dan untuk mengetahui faktor faktor yang menyebabkan keterlambatan docking kapal yang didasarkan pada 2 kriteria yaitu kriteria efisiensi dan kriteria inferensial. Yang selanjutnya dapat digunakan sebagai data untuk melakukan perbaikan produktivitas dimasa yang akan datang. Metode yang digunakan adalah Objective Matrix (OMAX). Periode bulan April merupakan periode yang memiliki indeks produktivitas yang sangat tinggi sebesar 1,21667 %, hal ini disebabkan karena beberapa faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas. Pada periode April nilai rasio 2 sebesar 0,0101 ( ton / JO ) dan nilai rasio 4 sebesar 0,1190 % merupakan pencapaian yang cukup baik, bahkan nilai rasio 1 sebesar 0,4399 ( ton / orang ) dan nilai rasio 3 sebesar 0,0560 ( ton / Kwh ) menunjukkan nilai rasio yang sangat baik.
Referensi
Arman, Hakim Nasution. (2006). Manajemen Industri. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Aslesen, Sigmund, and Svein Erik Moen. (2012). Communication in the Manufacturing Industry : An Empirical Study of the Management of Engineering Drawing in a Shipyard International Journal of Productivity Management and Assessment Technologies (IJPMAT) 1 (4) 22 - 40.
Fitria, A. Dan Wiwi, U. (2015). Analisa Pencapaian Peningkatab Produktivitas Penggunaan Mesin Las Dengan Menggunakan Model OMAX Di PT. Dok dan Perkapalan Surabaya. JTM. Vol. 03, no. 03, pp. 85 – 91
Gebhardt, L. P., & Jarvis, R. G. (2003). Productivity Improvement at the SENESCO Shipyard. Journal of Ship Production, 19(3), 187-193.
Gaspersz, Vincent. (1998). Manajemen Produktivitas Total : Strategi Peningkatan Produktivitas Bisnis Global. Jakarta ,PT. Gramedia Pustaka Utama.
Hasibuan, Melayu S.P (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia, CV H.Mas Agung, Jakarta
Mufarikhah N, Pribadi TW, Dan Soejitno.(2016). Studi Implementasi RCM untuk Peningkatan Produktivitas Dok Apung (Studi Kasus: PT.Dok dan Perkapalan Surabaya). Jurnal Teknik ITS. Vol. 5, no. 2, G136 – G141.
Pires Jr, F. C., & Lamb, T. (2008). Establishing performance targets for shipbuilding policies. Maritime Policy & Management, 35(5), 491-502.
Riggs, L. James. (1976). Production System Planning Analysis and Control.
Sedarmayanti (2001). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas, Penerbit Mandar Maju, Bandung
Shin, J. G., & Shon, S. J. (2000). Simulation-based Evaluation Of Productivity For The Design Of An Automated Fabrication Workshop In Shipbuilding. Journal of Ship Production, 16(1), 46-59.
Soegiono dkk. (1984). Kamus Istilah Teknik Kapal edisi II. FTK ITS Surabaya.
Suharto. (2005). Hubungan Antara Produktivitas Pekerja Galangan dan Teknik Kerja Terhadap Kinerja Graving Dock (Studi Kasus Di PT. Janata Marina Indah Semarang). Jurnal Teknik Sipil Unaya. Vol. 1, no. 2, pp. 163 – 176
Summanth (1984). Productivity Engineering and Management. Mc Grow Hill Book. New York.
Swasta, Basu, dan Sokojo Ibnu . (2002). Pengantar Bisnis Modren (Pengantar Ekonomi Perusahaan Modren, Liberty) Yogyakarta.
