EFISIENSI BIAYA REPOWERING DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC)
Kata Kunci:
Repowering, Metode Activity Based Costing (ABC), Kapal Motor PenyebranganAbstrak
Kapal adalah kendaraan air dengan bentuk dan jenis tertentu, yang digerakkan dengan tenaga angin, tenaga mekanik, energi lainnya, ditarik atau ditunda termasuk kendaraan yang berdaya dukung dinamis, kendaraan dibawah permukaan air, serta alat apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah. Kapal Angkutan Penyeberangan atau kapal feri adalah Kapal Motor Penyeberangan (KMP) merupakan kendaraan air yang digerakkan tenaga mekanik, berfungsi sebagai jembatan bergerak untuk mengangkut penumpang dan kendaraan beserta muatannya yang masuk dan keluar melalui pintu rampa yang berbeda, memiliki konstruksi lambung dasar ganda (double bottom) serta memiliki paling sedikit 2 (dua) mesin induk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendiskripsikan tingkat efisiensi biaya repowering menggunakan metode activity based costing (ABC), menganalisis dan mendiskripsikan biaya repowering yang lebih efisien, dan mengetahui perbandingan biaya awal hasil evaluasi menggunakan metode activity based costing (ABC). Metodelogi penelitian yang digunakan adalah metodelogi studi lapangan dan studi literatur. Studi lapangan didapatkan berupa data primer berisi repair list, schedule pekerjaan dan wawancara dengan pihak galangan yang berhubungan dengan proses repowering. Sedangkan, studi literatur didapatkan dari tugas akhir, jurnal dan website resmi terpercaya. Dari hasil perhitungan efisiensi biaya dengan metode Activity Based Costing (ABC) didapatkan penururan Harga pokok produksi sebesar 0,08 %, kenaikan profit 0,24 % dan penurunan biaya overhead 0,08 %.
Referensi
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 104 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan.
Permana, R. 2018. “Tentang Susunan Mesin Kapal dan Syarat Khusus Penggunanya”. https://www.kapalaku.com/index.php?threads/tentang-susunan-mesin-kapal-dan-syarat-khusus-penggunaannya.3141/ (online), (diakses pada tanggal 11 Februari 2015).
Islahuzzaman. 2011. “TEORI DAN APLIKASI Activity Based Costing”. Bandung: Alfabeta.
Wadiyo. 2017. “Alasan Mengapa Perlu Menggunakan (abc) untuk Pengelolaan Biaya”. https://manajemenkeuangan.net/menggunakan-activity-based-costing-untuk-pengelolaan-biaya/ (online), (diakses pada tanggal 28 September 2017).Supratiknya, A. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dalam Psikologi. Yogyakarta: Universitas Sanata Darma.
Sutrisno, Edy. Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta; Prenada Media Grup, 2011
Yamin, S. dkk. (2011). Regresi dan Korelasi dalam Genggaman Anda, Jakarta: Salemba Empat
