BIOLOGI POPULASI KEPITING BAKAU (Scylla serrata F.) DI EKOSISTEM MANGROVE PAMURBAYA

Nirmalasari Idha Wijaya, Farida Kurniawati, Ninis Trisyani

Abstract


Penetapan kawasan konservasi di pantai timur Surabaya (Pamurbaya) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, sesuai peraturan daerah Kota Surabaya No 3 Tahun 2007, ekosistem mangrove yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi di Pamurbaya seluas 2.500 hektare. Penelitian biologi populasi Scylla serrata di ekosistem mangrove Pamurbaya bertujuan untuk mengetahui parameter pertumbuhan, distribusi ukuran, laju mortalitas dan laju eksploitasi penangkapan. Hasil pengukuran diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk pengelolaan kepiting bakau di ekosistem mangrove Pamurbaya. Pengumpulan data biologi S. serrata diperoleh dari pengukuran kepiting bakau hasil tangkapan nelayan di ekosistem mangrove Wonorejo, yang dilakukan selama 6 bulan (yaitu Maret – Agustus 2017). Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analitik menggunakan instrument FISAT-II (FAO-ICLARM Stock Assesment Tool II). Kepiting bakau (S. serrata) yang tertangkap oleh nelayan Wonorejo frekuensi tertinggi pada kisaran lebar karapas 75 mm – 85 mm, berarti ukuran rata – rata kepiting bakau yang tertangkap di mangrove Wonorejo masih belum dewasa kelamin atau belum melakukan reproduksi.  S. serrata jantan dan betina memiliki pola pertumbuhan yang sama yaitu allometrik negatif, yang berarti pertambahan lebar karapas lebih cepat daripada pertambahan berat. Kecepatan pertambahan lebar karapas kepiting  jantan sebesar K=0,89 sedikit lebih cepat dibanding betina yang memiliki nilai K=0,82. Hasil nilai Z (mortalitas total) kepiting betina sebesar 2,79 per tahun, dan kepiting jantan sebesar 1,85 per tahun, menunjukkan angka kematian lebih tinggi pada kepiting betina dibanding kepiting jantan. Laju Eksploitasi (E) kepiting betina juga lebih tinggi dibanding kepiting jantan, dengan nilai sebesar 0,63. Laju eksploitasi kepiting betina sudah melebihi eksploitasi optimum.

Keywords


Scylla serrata, ekosistem mangrove, Pamurbaya, sebaran ukuran, parameter pertumbuhan

Full Text:

PDF

References


Effendie, M.I. 1979. Metode biologi perikanan. Yayasan Dewi Sri. Bogor: 112 hal.

Ewel, K.C. 2008. Mangrove crab (Scylla serrata) populations may sometimes be best managed locally. Journal of Sea Research 59: 114 – 120.

Keenan, CP., PJF. Davie, DL. Mann. 1998. A Revision of the genus Scylla De Haan, 1983 (Crustacea: Decapoda: Brachyura: Portunidae). The Raffles Bulletin of Zoology 46 (1): 217-245.

Le Vay, L. 2001. Ecology and management of mud crab Scylla spp. Asian Fisheries Science 14:101-111.

Onyango, S. D. 2002. The breeding cycle of Scylla serrata (Forskål, 1755) at Ramisi River estuary, Kenya. Wetlands Ecology and Management 10: 257–263.

Pauly, D., 1984. Some simple methods for the assessment of tropical fish stocks. FAO Fish. Tech. Pap. (234): 52 p.

Saputra, W. S. 2009. Dinamika Populasi Berbasis Riset. Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang. Semarang.

Sparre, P. and S.C. Venema 1999. Introduksi pengkajian stok ikan tropis buku-1 manual (Edisi Terjemahan). Kerjasama Organisasi Pangan, Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta: 435 hal.

Siahainenia, L. 2008. Bioekologi kepiting bakau (Scylla spp.) di ekosistem mangrove Kabupaten Subang Jawa Barat. Disertasi S3. Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.

Walton, Mark E., L. Le Vay, L.M. Truong, and V.N. Ut 2006. Significance of mangrove–mudflat boundaries as nursery grounds for the mud crab, Scylla paramamosain. Marine Biology 149: 1199–1207


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Prosiding Seminakel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding SEMINAKEL UHT by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/ps/index.