Ekinodermata Di Perairan Teluk Ambon

Abdul Wahab Radjab, Intan Rabiyanti, Intan Rabiyanti

Abstract


Perairan Teluk Ambon masih memilki ekosistem lamun, alge maupun ekosistem karang. Perairan pantai Teluk Ambon didominasi oleh pasir, pasir halus dan lumpur yang sudah cenderung kurang menunjang kehidupan ekinodermata. Penelitian monitoring tentang ekinodermata di perairan teluk Ambon perlu dilakukan mengingat akhir-akhir ini kurangnya data dan informasi tentang biota tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman dan kepadatan ekinodermata di perairan Teluk Ambon. Penelitian ini dilakukan pada bulan Nopember 2016, pengambilan sampel dilakukan dengan metoda koleksi bebas pada 7 lokasi.  Hasil penelitian menunjukan bahwa ekinodermata yang dijumpai berjumlah 2 jenis, dari 2 genus, 2 famili, 1 ordo dan 1 kelas. Sedangkan kepadatan ekinodermata (ind/m2) berdasarkan kelompok kelas pada perairan Teluk Ambon tertinggi pada kelas Echinoidea sebesar 0,001 ind/m2 yang didominasi oleh habitat pasir dan “turf alge” di perairan Tawiri dan pada lokasi lainnya tidak dijumpai ekinodermata

Keywords


keragaman, kepadatan, ekinodermata, perairan Teluk Ambon

Full Text:

PDF

References


Brower, J. E. H.Z. 1990.Field and laboratory methods for general ecology. USA, New York: Win. C. Brown Publisher: 52 - 53.

Chelazzi, G. & M. Vannini., 1980. Zonation of intertidal mollusks on rocky shore of Southern Somalia. Estuarine and Coastal Marine Science. Vol. 10 : 569 - 584.

Clark, A.M. and F.W.E. Rowe, 1971. Monograph of shallow water Indo-West Pasific echinoderms. Trustess of the British Museum (Natural Hystory), London : 238p.

De Beer, M. 1990. Distribution patterns of regular sea urchin (Echinodermata: Echinoidea) across the Spermonde Shelf SW Sulawesi Indonesia. Proceeding of the second European conference on echinoderms, Brussel/Belgium 18-21 September 1989 (eds. De Ridder, Dubois, Lahaye and jangoux). : 165 - 170.

Khouw, A. S. 2008. Metode dan analisa kuantitatif dalam bioekologi laut. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura, Ambon : 41 - 91.

Krebs, C. J. 1989. Ecology of experimental analysis of distribution and abundance. Second Edition. New York : Harper and Row Publishers : 654 pp.

Leksono, A. S. 2007. Ekologi: Pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Malang : Bayumedia Publishing. Ludwig : 210 hal.

Odum, E. P. 1963. Ecology. The University of Georgia, USA, : 152 pp.

Odum, E. P. 1971. Fundamental of ecology. Philadelphia London Toronto : W. B. Souders Company : 544 pp.

Radjab, A.W.1996. Teripang di Teluk Un, Tual, Maluku Tenggara. Perairan Maluku dan sekitarnya. Vol. 11. BalaiPenelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut, Puslit Oseanografi - LIPI :9 - 17.

Romimohtarto, K dan S. Juwana, 2011. Biologi laut. Ilmu Pengetahuan Tentang Biota Laut Djambatan, Jakarta :540 hal.

Taylor, J.D. 1971. Reef associated molluscan assemblage in the western Indian Ocean. Symposium of the zoological society of London. Vol. 28 : 510 - 534


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prosiding Seminakel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding SEMINAKEL UHT by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/ps/index.