PENGARUH PERCEIVED AUTONOMY SUPPORT DAN PERSEPSI TENTANG LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP STUDENT ENGAGEMENT TARUNA PROGRAM DIPLOMA PELAYARAN UNIVERSITAS HANG TUAH

Nurul Sih Widanti, Dewi Mustami'ah

Abstract


Tingginya tuntutan kompetensi terhadap profesi pelaut juga menuntut lembaga pendidikan profesi pelaut mampu mempersiapkan SDM yang kompeten di bidang kelautan, termasuk di Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah (PDP – UHT). Untuk mewujudkan hal tersebut maka sejak awal taruna masuk dituntut untuk memaksimalkan proses belajar selama perkuliahan berlangsung agar dapat memahami materi kuliah dengan baik dan mencapai kelulusan dengan baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived autonomy support dan persepsi tentang lingkungan belajar terhadap studen tengagement (keterlibatan belajar) taruna PDP-UHT. Sampel pada penelitian ini adalah Taruna PDP UHT tahun pertama jurusan Teknika, Nautika dan KPN dengan subyek sejumlah 96 orang taruna/taruni. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini mendapatkan nilai sig. 0,000 (< 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara perceived autonomy support dan persepsi tentang lingkungan belajar terhadap student engagement (keterlibatan belajar) taruna/taruni PDP-UHT. Setiap peningkatan variabel perceived autonomy support sebesar 1 satuan maka meningkatkan student engagement (keterlibatan belajar) sebesar 0,816. Sedangkan untuk variabel persepsi tentang lingkungan belajar, setiap kenaikan 1 satuan akan meningkatkan student engagement (keterlibatan belajar) sebesar 0,331.  Dengan demikian dapat diketahui bahwa dari kedua variabel bebas dalam penelitian ini, maka yang paling dapat memprediksi terbentuknya student engagement (keterlibatan belajar) pada taruna/taruni PDP-UHT adalah variabel perceived autonomy support

Keywords


Perceived Autonomy Support, Persepsi tentang Lingkungan Belajar, Student Engagement, Taruna Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah

Full Text:

PDF

References


Aliyati, P.D. & Yunanto, H. (2014). Hubungan Antara Perceived Autonomy Support Siswa terhadap Guru dengan Kreativitas Siswa Kelas XI SMA Insan Mulia Surabaya. JURNAL Psikologi Pendidikan dan Perkembangan 21 Vol 3 , No.01 , April 2014.

Aldridge, J.M. & Fraser, B.J.. (2008). Outcomes-Focused Learning Enviroments – Determinant and Effect. Rotterdam : Sense Publisher

Ames, C. (1992). Classroom Goals, Structure, and Student Motivation, Journal of Educational Psychology

Azwar, S. (2010). Validitas dan Relitabilitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Apleton, J.J., Christenson. S. L., & Furlog, M. (2008). Student Engagement With School : Critical Conceptual And Methodological Issues of The Construct. Psychology in the Schools

Bilge, F., et al. (2014). Factors Affecting Burnout and School Engagement among High School Students: Study Habits, Self-Efficacy Beliefs, and Academic Success. Educational Sciences: Theory & Practice, Educational Consultancy and Research Center.

Connell, J.P. & Wellborn, J.G. (1994). Engagement versus Disaffection : Motivated Patterns of Action in the academic domain. New York : University of Rochester

Fitriyah, R., (2018). Hubungan antara persepsi iklim sekolah dengan school engagement pada siswa madrasah. Skripsi. Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fredericks, J.A., Blumenfield, P.C., & Paris, A.H. (2004). School Engagement : Potential of the concept, State of evidence. Review of Educational Research, 59 – 109

Macaskill, A. & Taylor, E. (2010). The development of brief measureof learner autonomy in university students. Studies in higher education, 35 (3), 351-359

Marks, H. M. (2000). Student Engagement in Instructional Activity: Patterns in the Elementary, Middle, and High School Years. American Educational Research Journal Spring 2000, Vol. 37, No. 1, pp. 153-184

Miller, R.L., Rycek, R.F., & Fritson, K. (2011). The effect of high impact learning experiences on stodents engagement. Procedia Social and Behavior Sciences 5 (2011) 53-59.

Nazir, M.. (2005). Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia

Nugroho, Y.A. (2011). It's Easy Olah Data dengan SPSS. Jakarta : Skripta Media Creative (PT. Insan Madani Group)

Patrick, B.C., Skinner, E.A., Connel, J.P. (1993). What Motivates Children's Behavior and Emotion? Joint Effects of Perceived Control and Autonomy in the Academic Domain. Journal of Personality and Social Psychology 1993, Vol. 65, No. 4, 781-791

Porter, S.R., (2006). Institutional Structure and Student Engagement. Research in higher education August 2006, Vo. 47. p. 521-558

Purba, M.A.F. (2016). Pengaruh iklim sekolah terhadap student engagement pada siswa SMA Sultan Iskandar Muda Medan, Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara

Reeve. J. (2012). A Self-determination theory perspectiveon student engagement. Handbook of Research on Student Engagement. DOI 10.1007/978-1-4614-2018-7_7, © Springer Science+Business Media, LLC

Salsabila, A. (2012). Hubungan antara dukungan kemandirian dari guru dan keterlibatan siswa dalam belajar.Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

Santrock. J.W. (2014). Psikologi Pendidikan. Jilid 2. Alih Bahasa : Harryas Bhimasena. Jakarta : Penerbit Salemba

Scheerens, J. & Bosker, R. (2008). The Foundations of Educational Effectiveness , Oxford: Pergamon.

Singarimbun M. & Effendi, S. (1998). Metode Penelitian Survey, Jakarta : Penerbit PT. Pustaka LP3ES Indonesia.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitiatif Kualitatif Dan R&D. Bandung : Penerbit Alfabeta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prosiding Seminakel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding SEMINAKEL UHT by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/ps/index.