ANALISIS DAYA SERAP MANGROVE Avicennia marina DAN Rhizophora mucronata TERHADAP LOGAM BERAT (Zn) DI KAWASAN MANGROVE WONOREJO, SURABAYA, JAWA TIMUR

Aziz Amin, Kurnia Baihaqi, Prawitma Prawitma, Andi Kurniawan

Abstract


Mangrove merupakan tumbuhan yang memiliki kemampuan ekologis dalam menyerap, mengangkut dan menimbun logam berat yang berasal dari lingkungan sekitarnya. Aktifitas manusia dan industri di daerah Surabaya menjadi penyebab pencemaran logam berat khususnya seng (Zn). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya serap mangrove Avicennia marina dan Rhizophora mucronata terhadap logam berat (Zn) di Kawasan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur. Sampel yang diambil berupa akar, daun dan sedimen yang diambil pada 3 stasiun pengambilan sampel. Pengujian konsentrasi Zn menggunakan Atomic Absorbtion Spectophotometer. Hasil penelitian menunjukan nilai Bioconcentration factor akar (BCF1) dan Bioconcentration factor daun (BCF2) terhadap logam berat (Zn) pada mangrove Avicennia marina pada stasiun 1 menunjukan BCF1 sebesar 0,567, BCF2 sebesar 0,238, stasiun 2 BCF1 sebesar 0,547, BCF2 sebesar 0,164, dan stasiun 3 BCF1 sebesar 0,560, BCF2 sebesar 0,230. Sementara nilai bioconcentration factor logam berat (Zn) pada mangrove Rhizophora mucronata pada stasiun 1 menunjukan BCF1 sebesar 0,500, BCF2 sebesar 0,215, stasiun 2 BCF1 sebesar 0,416, BCF2 sebesar 0,162, dan stasiun 3 BCF1 sebesar 0,455, BCF2 sebesar 0,151. Nilai Translocation factor (TF) logam berat (Zn) pada mangrove Avicennia marina pada stasiun 1 menunjukan TF sebesar 0,421, stasiun 2 sebesar 0,300, dan stasiun 3 sebesar 0,411. Sementara nilai TF logam berat (Zn) pada mangrove Rhizophora mucronata pada stasiun 1 sebesar 0,430, stasiun 2 sebesar 0,390, dan stasiun 3 sebesar 0,330. Berdasarkan nilai BCF dan TF mangrove Avicennia marina dan Rhizophora mucronata di Kawasan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur memiliki nilai <1 yang mengindikasikan bahwa mangrove tersebut bersifat exluder dan fitostabiliser terhadap logam berat (Zn).

Keywords


mangrove; A. marina; R. mucronata; logam berat

Full Text:

PDF

References


Andrianto, F., A. Bintoro, dan S.B. Yuwono. 2015. Produksi dan Laju Dekomposisi Serasah Mangrove (Rhizophora Sp.) di Desa Durian dan Desa Batu Menyan Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Jurnal Sylva Lestari. 3(1):9-20.

Baker, A.J.M. (1981). Accumulators and excluders ‐strategies in the response of plants to heavy metals. J. Plant Nutr. 3:643-654.

F.Hamzah, A. Setiawan.2010. Akumulasi Logam Berat Pb, Cu, Dan Zn Di Hutan Mangrove Muara Angke, Jakarta Utara.

Handayani, C.O., T. Dewi dan A. Hidayah. 2018. Biokonsentrasi dan Translokasi Logam Berat Cd pada Tanaman Bawang Merah dengan Aplikasi Amelioran. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 5(2):841-845.

Handayani, T. 2006. Bioakumulasi Logam Berat dalam Mangrove Rhizophora mucronata dan Avicennia marina di Muara Angke Jakarta. J.Tek.Ling. 7(3):266-270.

Hutahean E.E., C. Kusmana, dan H.R. Dewi. 1999. Studi Kemampuan Tumbuh Anakan Mangrove Jenis Rhizophora mucronata, Bruguiera gimnorrhiza dan Avicennia marina Pada Berbagai Tingkat Salinitas. Jurnal Manajemen Hutan Tropika. 1:77-85.

K.E.Giller, R.Nussbaum, A.M.Chaudri, S.P. Mcgrath.1993. Rhizobium Meliloti Is Less Sensitive To Heavy-Metal Contamination In Soil Than R. Leguminosarum Bv. Trifolii Or R. Loti. Soil Biol. Biochem.25, 273– 278.1993.

Kariada, N. dan A. Irsadi. 2014. Peranan Mangrove Sebagai Biofilter Pencemaran Air Wilayah Tambak Bandeng Tapak, Semarang. J. Manusia dan Lingkungan. 21(2):188-194.

Khairuddin, Yamin M, Syukur A. 2018. Analisis Kandungan Logam Berat pada Tumbuhan Mangrove Sebagai Bioindikator di Teluk Bima. Jurnal Biologi Tropis Volume 18 Issue 1, January-Juni. ISSN (e): 2549-7863 ISSN (p): 1411-9587.

Koci, V., T. Ruml, P. Dao and P. A. Duc. 2017. Environmental Technology and Innovations. CRC Press. London.

MacFarlane, G.R. 2002. Leaf biochemical parameters in Avicennia marina (Forsk.) Vierh as potential biomarkers of heavy metal stress in estuarine ecosystems. Mar. Pollut. Bull, 44: 244–256.

Mellem, J.J., Baijnath, H. and Odhav, B. 2012. Bioaccumulation of Cr, Hg, As, Pb, Cu and Ni with the ability for hyperaccumulation by Amaranthus dubius. African Journal of Agricultural Research. 7(4): 591-596.

Merchand, C., J-M. Fernandez and B. Moreton. 2016. Trace Metal Geochemistry in Mangrove Sediments and Their Transfer to Mangrove Plants (New Caledonia). Science of The Total Environment. 562 : 216-227.

Mills, W.B. 1995. Water Quality Assessment: A Screening Procedure for Toxic and Conventional Pollutants in Surface and Ground Water – Part 1. US EPA, Georgia.

Nugrahanto, N.P., B. Yulianto dan R. Azizah. 2014. Pengaruh Pemberian Logam Berat Pb Terhadap Akar, Daun, dan Pertumbuhan Anakan Rhizophora mucronata. Journal of Marine Research. 2(3):107-114.

Nybakken, J.W. 1992. Biologi Laut : Suatu Pendekatan Ekologis. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 480 hlm.

Peters, E.C., N.J. Gassman, J.C. Firman, R.H. Richmond, and E.A. Power. 1997. Ecotoxicology of tropical marine ecosystems. Environmental Toxicology and Chemistry, 16:12– 40.

Petra, J.L., S. Sastrawibawa, dan I. Riyantini. 2012. Pengaruh Kerapatan Mangrove Terhadap Laju Transpor di Pantai Karangsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(3):329-337.

Prasad. M. N. V. 2016. Bioremediation and Bioeconomy. Elsevier. Netherlands.

Santosa, L. W., T. N. Adji, A. J. Pitoyo dan A. Suyanto. 2014. Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kabupaten Banggai Kepulauan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. Hal 290.

Santoso, A., I. Dedy, dan Irwani. 2013. Studi Akumulasi Logam Tembaga (Cu) dan Efeknya terhadap Struktur Akar Mangrove (Rhizophora mucronata). Journal Of Marine Research. 2(4):8-15.

Sarkar Santosh Kumar. 2018. Trace Metals in a Tropical Mangrove Wetland. Springer. Singapore.

Setiawan, H. 2013. Akumulasi dan Distribusi Logam Berat pada Vegetasi Mangrove di Perairan Pesisir Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Kehutanan. 7(1):12-24.

Sopyan, R. Sikanna, dan Sumarni, N.K. 2014. Fitoakumulasi merkuri oleh akar tanaman bayam duri (Amarantus spinosus Linn.) pada tanah tercemar. Online Journal of Natural Science. 3(1): 31-39.

Sugiyanto, RAN., Yona D., S Julianda SH.2016. Analisis Daya Serap Akar Mangrove Rhizophora mucronata dan Avicennia marina terhadap Logam Berat Pb dan Cu di Pesisir Probolinggo, Jawa Timur. Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VI. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang.

Sumardjo, D. 2009. Pengantar Kimia. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Suprihatin, I. E., M. Manurung dan D. Mayangsari. 2014. Logam Kromium (Cr) dan Seng (Zn) dalam Akar, Batang dan Daun Tumbuhan Mangrove Rhizophora apiculata di Muara Sungai Badung. Jurnal Kimia. 8 (2): 178-182.

Supriyantini, E., R. A. T. Nuraini dan C. P. Dewi. 2017. Daya Serap Mangrove Rhizophora sp. Terhadap Logam Berat Timbal (Pb) di Perairan Mangrove Park, Pekalongan. Jurnal Kelautan Tropis. 20 (1): 16-24.

Usman, A.R.A., Alkredaa, R.S. and Al-Wabel, M.I. 2013. Heavy metal contamination in sediments and mangroves from the coast of Red Sea: Avicenniasp. marina as potential metal bioaccumulator. Ecotoxicol Environ Saf. 97:263-270.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminakel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding SEMINAKEL UHT by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/ps/index.