APLIKASI SUBSTRAT BETON UNTUK PENANAMAN BAMBU LAUT

Ari Kuncoro, Adiguna R. Nugraha, Ma'muri Ma'muri

Abstract


Pengambilan Bambu Laut yang tinggi, tidak terkontrol dan tanpa disertai penanaman kembali oleh masyarakat membuat keberadaan Bambu Laut semakin sedikit. Masyarakat mengambil Bambu Laut secara masif, karena Bambu Laut memiliki nilai ekonomis tinggi untuk obat-obatan, kosmetika dan industri. Agar kelangsungan ekosistem Bambu Laut tetap terjaga, serta meningkatkan jumlah populasi Bambu Laut dan bisa digunakan untuk kepentingan ekonomis, maka dibuatlah media tanam Bambu Laut berupa substrat berbahan beton berbentuk kotak dan lingkaran yang dilengkapi coakan pengunci di keempat sisinya. Berat substrat beton sekitar 20 s/d 30 kg per unit agar mudah diangkat, disusun, dan tidak mudah bergeser di dalam laut. Substrat beton yang telah disusun sementara pada simulasi, diuji kekuatannya dengan dibebani manusia berbobot tubuh 50 s/d 110 kg. Pada setiap substrat beton dilubangi untuk dipasang pipa PVC ukuran (DxP) Ø5/8 inch x20 cm, dengan total kebutuhan pipa PVC sebanyak 772 buah. Pipa PVC digunakan untuk penanaman fragmen Bambu Laut, dengan diikat menggunakan kabel ties dan perekat semen. Bambu Laut yang ditanam kembali di substrat beton menggunakan fragmen Bambu Laut yang diambil dari daerah dengan populasi Bambu Laut dalam jumlah besar, sehingga pengambilan fragmen Bambu Laut sebagai bibit tidak merusak populasi yang ada. Substrat beton yang telah disusun satu tingkat memiliki luas sekitar 47,6288 m2, dapat menjadi sebuah kesatuan yang kuat, tidak mudah rusak dan roboh akibat gelombang dan arus laut sehingga baik untuk ditanami Bambu Laut. Diharapkan pembuatan media tanam Bambu Laut dari bahan beton ini bisa menjadi acuan untuk merestorasi maupun memproduksi Bambu Laut ditempat lain

Keywords


bambu laut, ekonomis, populasi, substrat, produksi

Full Text:

PDF

References


Anna E. W. Manuputty. (2008). Isis hippuris LINNAEUS 1758 : OKTOKORAL PENGHASIL ANTI VIRUS. Oseana, XXXIII(1), 19–24.

Bachtiar, I. (2003). Promoting coral reef recovery by using artificial substrate : the stability of the substrate and population structure of coral recruits. Journal of Indonesian Marine Science, 8(1), 58–63.

BPSPL Makassar. (2016). Pedoman Rehabilitasi Bambu Laut (Isis hippuris) Dengan Metode Transplantasi. Makassar.

Fadli, N. (2008). Tingkat kelangsungan hidup fragmen karang Acropora formosa yang ditransplantasikan pada media buatan yang terbuat dari pecahan karang ( rubble ). Berita Biologi, 9(3), 265–273.

Haris, A. (2011). Transplantasi Karang Acroporidae pada substrat alami. Omni-Akuatika, X(12), 32–42.

Haris, A., Tuwo, A., & Annas, A. (2010). Kelimpahan dan Distribusi Isis hippuris di Perairan Spermonde, Kota Makassar. Torani (Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan), 20(1), 8–16.

Hawis, M., Subhan, B., Bachtiar, R., Ismet, meutia S., Budikatini, Y., & Bria, D. (2007). Prospek Terumbu Buatan Biorock Dalam Peningkatan Sumberdaya Ikan di Kepulauan Seribu. In Munas Terumbu Karang I Program Rehabilitasi Terumbu Karang COREMAP II (pp. 68–75). Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan.

Johan, O. (2012). The Survival of Transplanted Coral ion Pyramid-shape Fish Shelter on the Coastal Water of Kelapa and Harapan Islands, Kepulauan Seribu Jakarta. Indonesian Aquaculture Journal 7, 7(1), 79–85.

Munasik, & Sugiyanto. (2015). Uji Coba Transplantasi pada terumbu buatan Artificial patch reef(APR) di Perairan Pulau Panjang, Kabupaten Jepara. In Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan UNDIP (pp. 76–83). Semarang.

Pathurahman, J. F., & Kusuma, D. A. (2007). APLIKASI BAMBU PILINAN SEBAGAI TULANGAN BALOK. Civil Engineering Dimension, 5(1), 39–44.

Subhan, B. (2003). Tingkat Kelangsungan Hidup dan Laju Pertumbuhan Karang Jenis Euphyllia sp (Dana, 1846), Plerogyra sinuosa (Dana, 1846), dan Cynarina lacrymalis (Edwards & Haime, 1848) yang Ditransplantasikan di Perairan Pulau Pari, Jakarta. Institut Pertanian Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Prosiding Seminakel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding SEMINAKEL UHT by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/ps/index.