TEKNOLOGI PEMBENIHAN IKAN KUWE (Caranx ignobilis, FORSSKALL) DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA LAUT DI DAERAH PESISIR

Tony Setia Dharma

Abstract


Caranx ignobilis, dikenal dengan nama ikan kuwe, ikan bubara atau Giant Trevally (GT). Ikan ini merupakan komoditas prospektif yang dapat dikembangkan dalam usaha budidaya di air payau dan laut, karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi pembenihan ikan kuwe dan tingkat perkembangan larva serta respon awal pemberian pakan  dengan harapan dapat mendukung pengembangan usaha budidaya laut di daerah pesisir pantai. Penelitian dilakukan di BBRBLPP Bali. Induk Giant Trevally (GT) diperoleh dari hasil tangkapan di alam, kemudian dipelihara  dalam bak beton dengan volume 30 m3 menggunakan sistem air mengalir, kepadatan induk yang dipelihara sebanyak 20 ekor. Pemijahan terjadi secara alami menjelang bulan gelap pada pukul 19.00 – 22.00, selama 2-5 hari berturut-turut. Telur yang dibuahi di tebar pada bak dengan volume 3 m³ yang berisi air laut 2.000 liter dengan suhu inkubasi 28 – 30°C. Telur menetas pada pukul 08.00 – 10.00, kemudian dilakukan pemeliharan larva dengan menggunakan cara pemeliharaan ikan yang baik (CPIB). Parameter yang diamati adalah sintasan, pertumbuhan larva dan kualitas air pada bak pemeliharaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa telah dihasilkan initial feeding pada larva ikan yang mana terjadi setelah proses penyerapan yolksac berakhir yaitu selama 32,0 - 46,5 jam, sebelum oil globule habis terserap serta mulai terlihat bukaan awal mulut larva. Pengamatan pemeliharaan  larva ikan dilakukan hingga umur 32 hari dan sudah menjadi fase juvenil yang memiliki organ tubuh dan morfhologi yang lengkap. Sintasan yang dihasilkan sekitar 0,95-1,50 %,  dengan panjang 1,90-2,38 cm, dan bobot 0,25-0,48 g.

Keywords


tehnik, pembenihan, morfologi larva dan ikan kuwe

Full Text:

PDF

References


Emata, A. C., Eullaran, B., Bagarinao, T. U. 1995. Induced Spawning and Early Life Description of The Mangrove Red Snapper, Lutjanus argentimaculatus. J. Aquaculture. Vol 122 No. 4: 381-387. Elseiver.

Hart, P. R. dan Purser.G. J. 1995. Effects of Salinity and Temperature on Eggs and Yolk Sac Larvae of The Green Back Flounder (Rhomboselea tapirina Gunther, 1982). J. Aquaculture. Vol 136. NOS.3,4: 221 – 230. Elseiver.

Helfman, G. S., Collete, B. B., Facey, D. E. 1997. The Diversity of Fishes. United States of America: Blackwell Science, Inc.

Kjorsvik, E. dan Holmefjord, I. 1995. Atlantic halibut (Hippoglossus hippoglossus) and Cod (Gadus morhua). Broodstock Management and Egg and Larva Quality. 1995. Blackwell Science Ltd.

Lavens, P., Sorgeloos, P., Dhert, P., Devresse, B. 1995. Larval Foods. Broodstock Management and Egg and Larval Quality. 1995. Blackwell Science.

Nelson, J.S. 1984. Fishes of The World 2nd Edition. John Wiley & Sons, Inc: USA.

Palacios, H. F., Montero, D., Socorro, J., Izquierdo, M.S., Vergara, J. M. 1994. First Studies on Spawning, Embrionic and Larval Development of Dentex Gibbosus (Rafinesque, 1980) (Osteichthyes, Sparidae) Under Controlled Conditions. J. Aquaculture. Vol 122 No. 1: 63-73. Elseiver.

Sugama, K. 2005. Status Teknologi Perikanan Budidaya Untuk Mendukung Budidaya Berkelanjutan. Buku Perikanan Budidaya Berkelanjutan. Pusat Riset Perikanan Budidaya Badan Riset Kelautan Dan Perikanan 2005.

Sudradjat, A., Wedjatmiko, dan Tony S. 2011. Budidaya Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsskal). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut. Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan. ISBN: 978-979-786-038-7. 45 halaman.

Setiadharma T., A.A. K. Alit., Priyono A., dan Wibawa G S. 2012. Performa Benih Ikan Bandeng (Chanos-Chanos Forsskall ) Pada Pembesaran Di Bak Dan Hafa Di Tambak Dengan Perbedaan Kepadatan. BBPPBL. Laporan Hasil Penelitian. 10 hlm.

Priyono.A, T.Aslianti,T. Setiadharma dan I.N.A. Giri. 2011. Petunjuk Teknis Perbenihan Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsskal). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut. Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan. ISBN: 978-979-17440-6-5. 45hlm.

Widodo, J., Burhanuddin. 2003. Systematics of The Small Pelagic Fish Species. BIODYNEX ( Biology, Dynamics, Exploitation) of The Small Pelagic Fishes in The Java Sea The 2nd Edition. Marine and Fisheries Research Project. The Agency for Marine and Fisheries Research.

Yunus, Ruchimat, T., Slamet, B., Ismi. S. 1999. Pengamatan Perkembangan Embrio dan Larva Ikan Napoleon (Cheillinus undulatus). Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Diseminasi Teknologi Budidaya Laut Dan Pantai. Jakarta, 2 Desember 1999: 226-231.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Prosiding Seminakel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding SEMINAKEL UHT by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/ps/index.