INTENSITAS DAN PREVALENSI PARASIT PADA IKAN BELOSO (Glossogobius sp) PADA PERCOBAAN DOMESTIKASI

Siti Hadijah

Abstract


Ikan Beloso (Glossogobius sp) merupakan salah satu jenis ikan asli Danau Tempe dengan nama lokal “bungo”.  Bernilai ekonomis tinggi dan digemari oleh masyarakat, cita rasanya istimewa dan khas dengan daging yang tebal dan tulang yang sedikit. Termasuk ikan liar karena belum dibudidayakan dan merupakan potensi perikanan Indonesia yang belum dikenal secara luas. Potensi ikan Beloso saat ini berada pada kondisi yang memprihatinkan. Tingginya permintaan akan ikan beloso ini, menyebabkan terjadinya penangkapan tidak terkontrol yang dilakukan oleh masyarakat.  Untuk menjaga kelestarian plasma nutfah ikan beloso ini maka dilakukan upaya domestikasi. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui intensitas dan prevalensi parasit yang menyerang ikan beloso, dan untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup ikan beloso yang telah dipindahkan dari habitat aslinya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2018 di Hatchery Air Tawar Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah ikan yang digunakan selama penelitian berlangsung adalah sebanyak 30 ekor yang dibagi dalam 2 waring pemeliharaan. Parameter yang diamati selama penelitian meliputi prevalensi dan intensitas Parasit yang menyerang ikan beloso, dan tingkat kelangsungan hidup ikan beloso. Jenis dan jumlah Parasit yang menyerang ikan beloso bervariasi diantaranya yaitu: Tricodina sp (230 ekor), Epystylys sp (6 ekor), cacing (5 ekor), Dactylogyrus sp (2 ekor), Vorticella sp (2 ekor), Paramecium sp (2 ekor), Crustacea sp (2 ekor), Styloncya sp (2 ekor), dan terakhir Zoothamnium sp (1 ekor). Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa jenis dan jumlah Parasit yang menyerang ikan beloso berpengaruh nyata pada prevalensi dan intensitas pada ikan beloso. Tingkat kelangsungan hidup ikan beloso selama penelitian yaitu minggu 1 (100%), minggu ke-2 (86,67%), minggu ke-3 (84,62%), dan minggu ke-4 (72,73%). Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa prevalensi dan intensitas Parasit pada ikan beloso berpengaruh nyata pada tingkat kelangsungan hidup ikan beloso

Keywords


Ikan Beloso, Prevalensi, Intensitas, Bakteri, Tingkat Kelangsungan Hidup

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Prosiding Seminakel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
Prosiding SEMINAKEL UHT by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://prosidingseminakel.hangtuah.ac.id/index.php/ps/index.